SEORANG BOCAH PAKISTAN SEBELUM DIBUNUH DIPERKOSA DAN DISIRAM AIR KERAS.
Kasus Pembunuhan seorang bocah perempuan berusia 10 tahun di Pakistan menuai kemarahan publik. Sebelum dibunuh, bocah perempuan ini mengalami pemerkosaan dan disiram air keras oleh pelaku. Tiga tersangka ditangkap terkait kasus ini. Namun, kepolisian setempat menuai kecaman publik karena dianggap gagal mengambil tindakan dengan cepat. Otoritas setempat juga dianggap gagal melindungi anak-anak.
Jenazah bocah perempuan ini ditemukan dikawasan huan setempat dekat rumahnya. Sekitar lima hari ayahnya melaporke polisi.
Pemerkosa dan Pembunuh Bocah 7 Tahun di Pakistan Divonis Mati
Ayah bocah ini menuturkan bahwa dirinya segera melaporkan hilangnya sang anak ke Polisi. Namun, polisi menyatakan mereka harus menunggu empat hari sebelum mencatatkan laporan orang hilang. Ayah nya menyatakan bahwa saat ia melapor, polisi malah menyebut putrinya mungkin kabur dengan seseorang. Ayahnya mengatakan bahwa jenazah putrinya memiliki tanda-tanda bekas pemerkosaan dan penyiksaan. Jenazahnya dalam kondisi buruk, seperti seseorang menyemprotkan air keras kepadanya.
Kematian bocah ini menuai kemarahan publik dinegara yang tengah dilanda maraknya kekerasan terhadap anak-anak dan wanita. Banyak pihak yang mengencam lambannya kinerja kepolisian, yang disebut sebagai bukti diskriminasi gender. Dengan kemarahan publik yang memuncak, memerintahkan dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus ini.
Kepolisian menyatakan telah menangkap tiga tersangka terkait kematian bocah perempuan ini. Salah satunya seorang remaja berusia 14 tahun yang masih kerabat korban. Remaja itu disebut sebagai tersangka utama.
No comments:
Post a Comment