DEMO 22 MEI DI KPU, POLISI PAKAI CARA PENGAMANAN AKSI 212
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan mengumumkan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) pada (22/5) mendatang. Hingga kini, KPU masih melakukan rekapitulasi secara manual dari berbagai provinsi. Berbarengan dengan pengumuman oleh KPU, sejumlah masyarakat di Indonesia juga berencana akan melakukan aksi didepan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dengan adanya itu, TNI-Polri menggelar apel pengamanan pasukan gabungan.
Dalam rangka untuk menghadapi 22 Mei, dilaksanakan gelar pengamanan pasukan di Monas dan rapat koordinasi antara Polri dan TNI dalam rangka menyamakan cara bertindak dilapangan. Jumlah personel gabungan TNI-Polri yang diturunkan saat ini sebanyak 34 ribu. Jumlah tersebut menjamin keamanan masyarakat khusunya warga Jakarta. TNI-Polri mempersiapkan 20 ribu pasukan cadangan apabila betul dibutuhkan pada situasi tertentu.
Dia pun menyebut massa yang akan datang melakukan unjuk rasa adi Aceh, Riau, Sumatera Barat, Lampung dan Kalimantan Timur untuk mengetahui hal itu, pihaknya pun langsung berkoordinasi terhadap perwakilan massa aksi.
Jenderal bintang ini juga ingin agara masyarakat yang akan melakukan aksi pada 22 Mei 2019 mendatang agar tetap berada dijalur hukum yang ada. Jangan membawa senjata tajam atau benda yang berbahaya. Sampai hari ini, sudah masuk empat surat pemberitahuan yang diterima oleh polisi untuk melakukan aksi pada 22 Mei 2019 esok.

No comments:
Post a Comment