Monday, May 20, 2019

PENGENDARA MOTOR LEWAT JALUR DIDEKAT GANDARIA CITY NYARIS DIBEGAL

PENGENDARA MOTOR LEWAT JALUR DIDEKAT GANDARIA CITY NYARIS DIBEGAL




Sebuah video yang menampilkan kawanan begal berusaha merampas sepeda motor dengan melepas kunci viral dimedia sosial. Video tersebut ditemukan diakun media sosial instagram. Korbannya tak lain adalah pemilik akun tersebut. Pemilik akun tersebut menjelaskan peristiwa itu terjadi saat ia sedang melintas di daerah Gandaria City mau ke arah Kebon Jeruk.

Dua orang yang sedang berboncengan tiba-tiba mempepet kendaraannya saat berada disamping sekolah. Salah satu pelaku mencoba untuk mengambil kunci kontak namun gagal, karena terhalang tangan korban yang sedang pegang stang, langsung dihentak dengan siku korban dan akhirnya pelaku gagal ambil kunci.

Korban mengatakan dirinya saat itu sempat memperlambat laju kendaraan karena para pelaku mengadangnya didepan. Korban pun sempat berfikir kalau pelaku tidak mungkin hanya berdua. Ternyata saat dirinya menoleh kebelakang ada satu sepeda motor lain yang mencoba mendekatinya.

Korban menjelaskan, posisinya waktu itu hendak pulang kerumah dikawasan kebon jeruk. Memang kebiasaannya, tiap kali berkendara pasti selalu memasang kamera untuk ngevlog.
Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan. Korban berharap para pelaku segera ditangkap pihak kepolisian agar tetap memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat.

PADA SAAT RAZIA MASSA AKSI 22 MEI DI TUBAN, POLISI MENEMUKAN SENAPAN ANGIN

PADA SAAT RAZIA MASSA AKSI 22 MEI DI TUBAN, POLISI MENEMUKAN SENAPAN ANGIN





Petugas gabungan Polres dan TNI Tuban menggelar razia mengantisipasi pergerakan massa aksi people power di Jakarta. Razia dilakukan dengan memeriksa kendaraan melintas disekitar kawasan bundaran patung Letda Sucipto Tuban.

Satu persatu kendaraan roda empat dari arah Surabaya dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan. Mulai dari mobil pribadi, mobil boks, dan penumpang bus juga tak luput dari pemeriksaan petugas gabungan.Hasilnya tidak ditemukannya masyarakat terindikasi akan ikut aksi ke Ibu Kota pada 22 Mei 2019. Anggota menemukan senapan angin yang tersimpan dimobil warga kecamatan Palang Tuban.

Selama pemeriksaan berlanjut, belum menemukan masyarakat yang hendak mengikuti aksi ke Jakarta, tetapi kita menemukan senapan angin yang berada dimobil pribadi.

Saat ini senapan angin itu telah diamankan anggota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, dari pengakuan pemilik senapan angin itu akan digunakan untuk menembak ikan. Saat ini senjata sedang diamankan di Polres Tuban. Kegiatan ini berdasarkan masukan informasi dari intelijen yang menyebutkan adanya masyarakat akan mengikuti aksi ke jakarta. Selama beberapa hari dilakukannya penyisiran diwilayah Tuban, belum ditentukan adanya massa aksi.

Razia seperti ini akan dilakukan sampai besok dan nonstop tak berhenti, karena aksi di Jakarta pada 22 Mei 2019 esok.

DEMO 22 MEI DI KPU, POLISI PAKAI CARA PENGAMANAN AKSI 212

DEMO 22 MEI DI KPU, POLISI PAKAI CARA PENGAMANAN AKSI 212





Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan mengumumkan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) pada (22/5) mendatang. Hingga kini, KPU masih melakukan rekapitulasi secara manual dari berbagai provinsi. Berbarengan dengan pengumuman oleh KPU, sejumlah masyarakat di Indonesia juga berencana akan melakukan aksi didepan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dengan adanya itu, TNI-Polri menggelar apel pengamanan pasukan gabungan.

Dalam rangka untuk menghadapi 22 Mei, dilaksanakan gelar pengamanan pasukan di Monas dan rapat koordinasi antara Polri dan TNI dalam rangka menyamakan cara bertindak dilapangan. Jumlah personel gabungan TNI-Polri yang diturunkan saat ini sebanyak 34 ribu. Jumlah tersebut menjamin keamanan masyarakat khusunya warga Jakarta. TNI-Polri mempersiapkan 20 ribu pasukan cadangan apabila betul dibutuhkan pada situasi tertentu.

Dia pun menyebut massa yang akan datang melakukan unjuk rasa adi Aceh, Riau, Sumatera Barat, Lampung dan Kalimantan Timur untuk mengetahui hal itu, pihaknya pun langsung berkoordinasi terhadap perwakilan massa aksi.

Jenderal bintang ini juga ingin agara masyarakat yang akan melakukan aksi pada 22 Mei 2019 mendatang agar tetap berada dijalur hukum yang ada. Jangan membawa senjata tajam atau benda yang berbahaya. Sampai hari ini, sudah masuk empat surat pemberitahuan yang diterima oleh polisi untuk melakukan aksi pada 22 Mei 2019 esok.

INI DIA, TERORIS YANG DITANGKAP DI BOGOR MEMPUNYAI TARGET LEDAKAN BOM

INI DIA, TERORIS YANG DITANGKAP DI BOGOR MEMPUNYAI TARGET LEDAKAN BOM






Bahan Dasar Bom Yang Dibeli Secara Online

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, mengungkapkan teroris yang ditangkap di Bogor memiliki target meledakan bom didepan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari pengumuman hasil Pemilihan Umum (Pemilu) mei 2019.

Ada dua target, target pertama itu "thogut" dan taerget kedua pada 22 mei di depan KPU. Saat press rilis ditempat kejadian perkara (TKP) kediaman terduga teroris. Adanya gembar- gembor pergerakan massa ke Jakarta pada 22 mei mendatang, justru menjadi momentum bagi para teroris untuk mencari eksistensi. Momentum itu dimanfaatkan oleh kelompok teroris untuk memberitahukan bahwa kelompok mereka masih eksis.

Dari hasil penggeledahan rumah teroris di Bogor, polisi mengamankan enam bompipa siap ledak, serta satu bom panci yang telah dirakit. Ketujuh bom tersebut akan diledakan pada 22 mei 2019. Bahan dasar bom mereka pun dibeli di online, dan ditoko kimia.

Setelah melakukan press rilis di TKP penangkapan, polisi berencana meledakan bom yang sudah siap ledak dilahan kosong sekitaran Stadion PakanSari Kabupaten Bogor. Densus 88 bersama Polres Bogor membekuk satu terduga teroris yang diduga anggota jaringan ISIS di kediamannya yang berlokasi di Nanggewer Kabupaten Bogor.

TERDUGA TERORIS, POLISI MENGGEREBEK KONTRAKAN DI DEPOK

TERDUGA TERORIS, POLISI MENGGEREBEK KONTRAKAN DI DEPOK 






Terjadi Penggeledahan Kontrakan Sebelum Maghrib di Depok

Polisi menggerebek tempat persembunyian terduga teroris suami istri dikelurahan kalimulya, Depok. Penggeledahan terjadi sebelum maghrib, banyak warga mengatakan terkejut dengan penggeledahan rumah kontrakan yang diisi oleh suami istri tersebut dan tak menyangka tetangganya menjadi incaran aparat keamanan. Warga pun mengatakan, bahwa ada banyak polisi yang berdatangan, mereka tak membawa teroris tersebut karena memang rumah sedang kosong.

 Usai melakukan penggeledahan rumah tersebut, polisi langsung memasang garis polisi. Polisi hanya membawa beberapa berkas saja. Para warga pun mengatakan mereka takmengenal dekat dengan terduga teroris tersebut karena memang kesehariannya tidak bergaul dengan warga. Kira-kira baru menempati lima bulan kontrakan tersebut, kesehariannya tak pernah bergaul pada masyarakat yang ada disekitar nya.


MAHASISWA DITENDANG POLISI AKIBAT DEMO DIKANTOR KPU RIAU

MAHASISWA DITENDANG POLISI AKIBAT DEMO DIKANTOR KPU RIAU





Seorang mahasiswa ditendang polisisaat menggelar aksi unjuk rasa. Entah apa sebabnya, seorang polisi yang bertugas menjaga demonstran di Kantor Komisi Pemilihan Umum Riau itu langsung melayangkan tendangannya ke tubuh salah satu mahasiswa almamater biru tersebut.

Mereka mendesak KPU untuk mengklarifikasi kerjanggalanyang terjadi pada saat pemilu lalu. Demo berlangsung ricuh saat mahasiswa menyampaikan kedapa KPU Riau. Itu terjadi ketika mahasiswa meminta untuk masuk ke dalam kantor KPU Provinsi. Awalnya terjadi negoisasi antara petugas kepolisian dengan para mahasiswa, namun tidak diizinkan. Polisi hanya mengizinkan 10 orang mahasiswa sebagai perwakilan. Mahasiswa itupun meminta agar semua masuk ke dalam kantor KPU Riau. permintaan itu tetap tidak diizinkan polisi.

Akhirnya unjuk rasa memanas dan mengakibatkan saling dorong antara mahasiswa dan petugas kepolisian. Sejumlah polisi berbuat kasar hingga menendang mahasiswa.
"Kita lihat ketidaknetralan kepolisian, kami menyampaikan aspirasi terhadap KPPS yang menjadi korban demokrasi. Tapi kami dihadang saat hendak melakukan audiensi, niat baik kepada KPU. Kami menyampaikan aspirasi masyarakat, lihat teman kami yang dipukuli, ditendang. Kepalanya saya tolak, ini adalah bentuk ketidaknetralan aparat kepolisian.

Dalam aksi itu, ada lima tuntutan mahasiswayang disampaikan dengan petisi kepada KPU dan Pemprov Riau. Pertama mendesak agar melakukan revisi sistem dan regulasi Pemilu serentak, jam kerja dan korelasi antara petugas KPPS dan insentif.

DITEMUKAN BOCAH PEREMPUAN TEWAS TENGGELAM DISUNGAI SERANG

DITEMUKAN BOCAH PEREMPUAN TEWAS TENGGELAM DISUNGAI SERANG





Seorang bocah perempuan berumur 7 tahun, bernama Dewi hilang. Didudga tenggelam disungai Kampung Nambo, Banten. Bocah itu awalnya berenang bersama temannya, Namun, korban kemudian tenggelam dan hilang. Untuk saat ini korban belum ditemukan. Saat ini Tim masih mencari keberadaan bocah tersebut. Dia diduga terbawa arus sungai. 

Tim BPBD pun berkoordinasi dengan pihak pelapor untuk mencari korban pencarian dan tim pun dibantu warga sekitar. Tim masih dilokasi mulai dari BPBD, PMI, Damkar, Relawan, dan warga setempat juga nasih melakukan pencarian melakukan pencarian.

Korban sudah ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia. Korban langsung dibawa ke rumah duka dikampung Nambo untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, pencarian dinyatakan selesai.