Sunday, May 19, 2019

GELAR RAZIA BESAR-BESARAN, PEMUDA MABUK GANJA DIJALAN MARGONDA DIAMANKAN POLRES DEPOK

GELAR RAZIA BESAR-BESARAN, PEMUDA MABUK GANJA DIJALAN MARGONDA DIAMANKAN POLRES DEPOK



Mengantisipasi munculnya geng motor yang belakangan ini meresahkan warga, Polresta Depok menggelar razia besar-besaran. Sasaran razia adalah titik rawan kriminal dan tawuran. Operasi skala besar akan terus dilakukan setiap hari. Agar kondusifitas selama bulan Ramadan tetap terjaga dan masyarakat Kota Depok dapat menjalankan ibadah puasa dengan tentram.

Patroli di jalan Raya Margondang. terlihat beberapa kali petugas meghentikan kendaraan dan memeriksa pemuda yang asik kongkow dipinggir jalan. Ketika melihat ada yang mencurigakan langsung diperiksa. Jika tidak terbukti maka mereka segera dibubarkan agar tidak berkelompok.

'Memang pola kami seperti ini, karena disinyalir tawuran kerap kali terjadi ketika mereka (remaja) berkumpul, biasaynya membawa senjata tajam. Oleh klarena itu, kami melakukan penggeledahan untuk memastikan apabila ditemukan membawa sajam (narkoba) maka segera kami tindak lanjuti".

Petugas masih melihat ada kelompok pemuda yang mencurigakan dijalan Margondang. Setelah diperiksa ternyata mereka dalam kondisi mabuk. Petugas menemukan dua paket ganja yang disimpan dalam plastik dan disembunyikan didekat pohon.

jadi enam orang ini membawa paketan ganja ringan satu linting sudah diisap dan dimasukkan ke dalam kotak rokok. Kemudian, ke Mapolres Depok guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjuat. Sementara ini polisi akan melakukan interogasi lebih mendalam mengenai asal usul ganja ini.

SATU PEMUDA KENA BACOK SAAT SAHUR, KONVOI 12 MOTOR DIBEKASI

SATU PEMUDA KENA BACOK SAAT SAHUR, KONVOI 12 MOTOR DIBEKASI





Keributan anatar kelompok pemuda terjadi didepan Terminal Damri, Kota Bekasi. Dalam keributan itu, seorang pemuda dilaporkan mengalami luka bacok akibat disabet senjata tajam. Polres Metro Bekasi mengatakan, polisi menetapkan satu orang sebagai tersangka yaitu berinisial SP. 13 pemuda lainnya masih dalam pemeriksaan intensif penyidik Reskrim.

Peristiwa bermula ketika korban bersama dengan 19 kaqwannya mengaku baru pulang dari kawasan Rawabebek, Bekasi Barat. Mereka yang membawa 12 sepeda motor pulang dengan lintas depan Terminal Damri, Bekasi Selatan. Sesampainya didepan terminal Damri, rombongan berpapasan dengan massa kurang lebih 30 orang yang membawa senjata tajam.

Pemuda ini memberikan ancaman kepada kelompok korban. Ketakutan kelompok korban segera melarikan diri. Nahas korban terjatuh lalu dibacok oleh pelaku. Polisi mendapatkan laporan dan polisi pun segera ke lokasi dan menangkap 12 pemuda. Sedangka pelaku, celurit, dan telepon genggam.

SEORANG PILOT DITANGKAP POLISI, KARENA SEBAR UJARAN KEBENCIAN SOAL POLLISI

SEORANG PILOT DITANGKAP POLISI, KARENA SEBAR UJARAN KEBENCIAN SOAL POLLISI



Seorang Pilot digelandang polres Metro Jakarta Barat, karena tersandung kasus hukum menyebarkan pesan yang bermuatan ujaran kebencian secara masif dan menyesatkan melalui akun sosial media miliknya. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menjelaskan, pelaku ditangkap di Surabaya karena menyebarkan konten yang narasi mengandung teror, hasutan, dan menakutkan.

Pesan salah satunya yang disebarkan melalui akun media sosialnya adalah menghasut masyarakat untuk melakukan perlawanan pada saat pengumuman resmi hasil rekapitulasi KPU RI. Selain memposting konten yang mengandung hasutan dan teror, pelaku juga menyebarkan berita bohong atau hoaks. Salah satunya adalah "Polri siap tembak ditempat perusuh NKRI".

Polisi benar sudah menangkap seorang Pilot yang menyebarkan ujaran kebencian di media sosial dan ia melanggar UU ITE. Dan, saat ini polisi masih mendalami motif pelaku menyebarkan ujaran kebencian di Medsos tersebut.

PETUGAS BNN TEMBAK DUA TERSANGKA, PENGEJARAN BANDAR SABU DI RIAU

PETUGAS BNN TEMBAK DUA TERSANGKA, PENGEJARAN BANDAR SABU DI RIAU




Penangkapan penyelundup sabu jaringan internasional oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) berlangsung dramatis. Saat disergap, para pelaku yang menaiki mobil melakukan perlawanan sehingga ditembak petugas. Pada saat tim berupaya menghentikan dan memeriksa mobil tersebut, namun pelaku berusaha melarikan diri sehingga terjadi kejar-mengejar. 

Penindakan dilakukan diwilayah Dumai, Riau. Petugas BNN mengintai para pelaku setelah mendapatkan informasi adanya transaksi diwilayah tersebut. Informasi yang diperoleh, barang bukti berupa sabu ini diseludupkan melalui jalur laut Malaysia ke Dumai. 

Setiba di dataran Dumai, barang tersebut diterima oleh laki-laki yang mengendarai mobil. Petugas kemudian melakukan pengejaran, tapi para pelaku melarikan diri. Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Disaat petugas mengejar, tiba-tiba sebuah truk menghadang. 

Tim berupaya menghentikan dengan tembakan peringatan dan menutup jalan dengan kendaraan truk, namun tetap  berupaya melarikan diri dengan menabrak mobil petugas sehingga petugas melakukan penembakan terarah ke mobil tersebut dan berhasil dihentikan di Kota Dumai. 

Saat dilakukan penggeledahan, dimobil tersebut terdapat sejumlah sabu yang disimpan, dan tiga tersangkanya diamankan oleh petugas. Tersangka ada tiga orang dan semua nya mendapatkan luka tembakan. 

Saturday, May 18, 2019

DITEMUKAN MAYAT PEREMPUAN KORBAN PEMBUNUHAN TERKUBUR DI WADUK PLUIT

DITEMUKAN MAYAT PEREMPUAN KORBAN PEMBUNUHAN TERKUBUR DI WADUK PLUIT



Ditemukannya mayat perempuan tanpa identitas terkubur di Waduk Pluit. Wanita itu diketahui korban pembunuhan. Hasil olah TKP, korban ditemukan terbungkus karung dengan kaki dan tangannya terikat dan ada bekas jeratan dilehernya. Warga menyatakan, mayat tersebut diperkirakan sudah terkubur selama satu bulan. Hal itu didasarkan pada kondisi mayat yang sudah membusuk dengan kondisi wajah yang rusak.




Mayat tersebut ditemukan oleh seorang petugas UPK Badan Air yang sedang membersihkan tepi waduk. Sekitar sore, seorang petugas UPK Badan Air yang sedang bekerja melihat ada benda yang mirip kaki, setelah digali ternyata ditemukan mayat yang sudak membusuk lama.

Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke Polsubsektor Pluit Timur. Saat ditemukan, korban mengenakan baju warna orange ana panjang berwarna hitam. Mayat perempuan tanpa identitas itu kemudian dievakuasi ke RS Cipto untuk dilakukan otopsi.

EMBUN ES MENYELIMUTI DIENG KURANGNYA SUHU 1 DERAJAT CELSIUS

EMBUN ES MENYELIMUTI DIENG KURANGNYA SUHU 1 DERAJAT CELSIUS



Pada tiap tahun dimusim kemarau didataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, embun beku atau embun es nyaris selalu muncul. Kemunculan embun es pada tahun ini datang lebih cepat dari biasanya. Embun Es Dieng mendadak muncul pada pagi hari usai dipicu suhu minus satu derajat celsius. Warga disekitar dataran tinggi Dieng mengatakan embun es yang muncul kali ini masih tipis dan masih dalam skala luasan terbatas. Namun, menurut warga kemunculan pada bulan Mei ini tetap masih diluar kebiasaan tahun-tahun sebelumnya.

Ada tanda-tanda sebelum fenomena embun es itu muncul. Dua hari sebelumnya, cuaca dieng cenderung cerah. Beberapa malam sebelumnya, didaerah lebih rendah, suhu sudah mulai turun. Suhu akan lebih turun lagi saat menjelang pagi. Tanda lainnya adalah mucnulnya kabut tebal. Kadang munculnya embun es bisa beberapa hari berurutan. Namun embun es seringnya muncul dimusim kemarau. Biasanya, tiap kali embun es itu muncul, wisatawan akan banyak berdatangan ke salah satu kawasan permukiman tertinggi didunia. Embun es membuat Dieng layaknya dimusim salju.

Munculnya embun es tak sebegitu menakutkan. Karena embun es masih cenderung tipis. Kemunculannya pun hanya disekitar lapangan sebelah timur. Petani Dieng sangat diwaspadai. Karena, embun es merusak dan sangat mematikan untuk tanaman dan sayuran. Dengan suhu lebih rendah seperti tahun lalu yang sampai minus tujuh derajat celsius, embun es bisa lebih tebal dan berbahaya untuk tanaman dan segala jenis sayuran lainnya.

Selain tebal, embun es itu juga berdurasi lebih lama dan dalam skalanya lebih luas. Embun beracun lantaran sifatnya yang mematikan untuk tanaman. Kalau sudah sampai minus empat derajat. dan minus lima derajat itu bisa menyeluruh sampai daerah atas, ladang, permukiman ada semua.

BENTROK AKIBAT INFORMASI HOAKS, DUA WARGA DUSUN DILAMPUNG

BENTROK AKIBAT INFORMASI HOAKS, DUA WARGA DUSUN  DILAMPUNG




Warga dusun sari agung dan dusun sungai raya keduanya di Provinsi Lampung terlibat bentrok. Penyebabnya karena salah paham akibat informasi hoaks. Karena informasi hoaks sehingga keduanya salah paham dan terjadi bentrok. Pemicu bentrokan berawal saat beberapa minggu lalu terjadi penganiayaan terhadap tiga orang warga Dusun Sari Agung.

Warga dusun sungai raya agung berniat untuk menjenguk korban secara ramai-ramai dikampung Dusun Sari Agung. Sebelum membesuk justru beredar informasi bahwa warga di Dusun Sungai Raya ingin menyerang. Saat mengetahui adanya informasi bahwa warga di Dusun Sari Agung justru bersiap seolah-olah warga yang ingin membesuk tersebut benar-benar ingin menyerang warga yang akan dikunjunginya.

Karena informasi hoaks itu, sehingga keduanya salah paham. Akhirnya terjadi bentrok dan saling lempar batu. Akibat terjadinya bentrok sehingga dua korban mengalami luka ringan akibat lemparan batu. Beruntung tidak menimbulkan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kondisi dua Dusun saat ini telah kondusif. Namun, sampai saat ini juga penguatan dan pengamanan tetap siaga untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan.